Merasa diri lebih baik dari orang lain

Merasa diri lebih baik dari orang lain

Posted by Admin about 29 days ago in Good News

Merasa Diri Lebih Baik Dari Orang Lain

merasa diri lebih baik dari orang lain Merasa diri paling benar, paling suci, paling aman dari dosa, paling beriman atau bahkan paling berhak masuk surga adalah beberapa bentuk sikap sombong dalam Islam dan merupakan perbuatan yang sangat dicela oleh Allah SWT. Allah Taala berfirman, هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (QS. An Najm: 32). Karena itu, umat muslim sangat dianjurkan untuk lebih mengenal dirinya sendiri (introspeksi diri) guna menghindarkan kita dari berbagai penyakit hati sombong, riya, ujub, takabur, dan lain sebagainya. Keutamaan introspeksi diri dalam Islam di antaranya adalah menyadari segala kekurangan yang dimiliki tanpa harus rajin dan sibuk merendahkan orang lain apalagi dibumbui dengan kata-kata kasar. Karena bisa jadi orang lain yang direndahkan, dianggap salah, tidak suci, lebih berdosa, kurang beriman, dan dianggap tidak pantas masuk surga menurut kriteria-nya sejatinya jauh lebih baik dari dirinya. Ini nih beberapa tanda bahwa kamu menganggap dirimu lebih baik dibanding orang lain. 1. Sering mengibah orang lain, bahkan yang gak dikenal sekalipun 2. Selalu membanggakan diri sendiri 3. Merendahkan apapun yang dilakukan orang lain 4. Merasa harus selalu dihormati 5. Tidak mau mendengar nasehat orang lain Jika kita memiliki tanda-tanda seperti diatas lebih baik mulai memperbaiki diri, cobalah lihatlah pada kekurangan karena kita menjadi menjauh dari ketaatan. Lalu lihat para orang yang menyatakan kita baik. Maka kalau seandainya mereka tahu kekurangan kita, pasti mereka akan menjauh. Seharusnya sikap seorang muslim adalah mengedepankan suuzhon (prasangka jelek) pada diri sendiri. Ia merasa dirinya serba kurang. Dan berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki diri. Tak perlulah ia memandang kejelekan pada orang lain. Kita ingat kata pepatah, Semut di seberang lautan nampak, namun gajah di pelupuk mata tak nampak. Melihat kekurangan diri sendiri dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Ilmu yang bermanfaat menjadi bekal ke akhirat

Image Terkait Lainnya

Hidup mulia rajin belajar ilmu dan semangat mengajarkannya sehingga berguna bagi sesama

Random Galeri Yang Menarik Lainnya

Like and Share, Raihlah Pahalamu.

Kembali Ke Halaman Index
Back to Top